Jumaat, 4 Mei 2012

kaki langit - 141.




untuk ke sekian kalinya
aku menatap ke kaki langit
dan membilang bilah-bilah hari 
yang berlalu tanpa mu
aku jemu dan cemburu
pada masa yang lalu
atau mungkin 
hanya aku yang dungu
kerna masih menanti
pada sebuah bayang-bayang
yang kembang mekar 
di jambangan terlarang.


b.tan.
04.05.2012.
kemayan.
9.20am.

Khamis, 3 Mei 2012

kaki langit - 140.





Dapatkah putik kan menjadi bunga
Kiranya cuaca sering gerhana
Dapatkah kasih bersemi selamanya
Ataupun aku harus berserah kepadaNya
Yang Maha Esa

Mestikah ada satu perngorbanan
Sehingga terjadinya perpisahan
Kiranya itu satu permintaan
Perlukah kau dan ku merelakan

Kita hanya insan yang selalu mengharpkan
Suatu yang indah dalam percintaan
Di kala tiba dugaan mendatang
Aku kau tinggalkan

Karam aku di lautan duka
Bila wajahmu hilang di mata
Tiada berita pengubat rindu
Di kala sendu

Kubiarkan luka di hati berdarah
Sehingga kering dimamah mentari
Apakah salahku
Disakiti begini

Perlukah aku terus mengharapkan
Camar yang hilang kembali ke sarang
Apakah masih ada kerinduan
Yang tersimpan di hatimu sayang...


*karam- zabarjad.
-terkadang lagu ini mengingatkan aku pada seseorang...

Rabu, 2 Mei 2012

kaki langit - 139.


di lembayung semalam
masih lagi aku menanti hadir mu
di laman gersang ini.

di lembayung semalam 
terpinga aku mencari bayang mu
di sebalik kepulan awan yang kelam.

di lembayung semalam
alam ku rasa sepi dan sunyi
tanpa bicara dan kata dari bibir mu.

di lembayung semalam
ada aku yang kaku dan bisu
cuba meneka ke mana kau pergi.

di lembayung semalam
hanya doa ku kirim buat mu
agar di kau dalam sejahtera.


b.tan.
02.05.2012.
kemayan.
2.13pm.

di lembayung semalam

Isnin, 23 April 2012

kaki langit - 138.



di titian ini aku berdiri sendiri
memerhati pada hari 
kenapakah masih ada wajah duka
yang terpamer di kaki mu
sedang mentari masih lagi sudi menyinari
dan siang masih lagi sudi menemani.

apakah mungkin kata-kata
tak bisa lagi merawat luka
dan mentari hanya bisa menjadi api
membakar segala ladang kesabaran mu
tanpa peduli pada aku yang masih menanti
sebuah senyum dari bibir sekuntum mawar.

di titian ini aku masih berdiri sendiri
bersama janji yang pernah tak ku tepati
aku cuma lah aku 
yang bisa pergi
bila sampai masanya nanti
aku cuma lah aku
yang bisa pergi
bila di panggil menghadap Ilahi.

b.tan.
23.04.2012.
kemayan.
2.10pm.

kaki langit - 137.



sekeping wajah pilu terpamer di dada kelabu
bahana bisa dari bibir tanpa rasa
memadam seri sinar pelangi
tak kala aku ingin memetik
jambangan yang mewangi.

ingin ku kejar pelangi yang menyepi
tapi siapalah aku tanpa kuntum yang harum
cuma berharap agar langit tak lagi kelam
dalam aku memendam sebuah harapan.


b.tan.
23.04.2012.
kemayan.
2.27pm.

Khamis, 19 April 2012

kaki langit- 136.





tika mereka masih lagi hijau merimbun
aku telah pun tegak berdiri
menongkat langit memayung bumi.

tika mereka masih lagi hijau mentah
aku telah pun matang
masak dalam panas terik dingin hujan
menjadi arca sebuah kehidupan.

namun usia ku kini makin dimamah hari
aku hanya mampu berdiri tapi telah hilang seri
aku tak mampu lagi menahan panah mentari
hanya terdaya merayu pada Ilahi...

tuhan...
izinkan aku terus menemani mereka
dalam lewat usia ku yang lanjut
berikan sedikit sabar Mu buat aku
terlalu rumit hidup ku kini
menghela nafas pun resah
apa tah lagi untuk melangkah gagah.

tuhan...
hulurkan simpati Mu buat aku
dalam sekalong doa penuh pengharapan
ku mohon rahmat Mu melimpah ruah
buat aku terus tunduk bersyukur.

tuhan...
aku lah hamba Mu yang lemah
sekadar hanya mampu berserah
di atas kehidupan yang payah
aku terus menyusun sembah.


b.tan.
17-19.04.2012.
kemayan.



Isnin, 16 April 2012

kaki langit - 134.




terlihat aku pada pesona rindu
 kalbu berdetik syahdu
  dan terbitlah pilu pada seraut wajah...
ahhh...
di malam yang dingin ini
 kenapa kau tiba-tiba saja muncul
 dan menghangatkan mimpi ku
 hingga aku terjaga
 dan terganggu indahnya mimpi.

b.tan.
6.4.2012.
kemayan.
1.15pm